SARUNG SUTERA BUGIS MAKASSAR

Sarung sutera merupakan salah satu kerajinan daerah andalan dari sulawesi selatan, pembuatannya banyak di temukan di daerah Sengkang Kab Wajo. Pembuatannya umumnya masih menggunakan bahan dan alat tradisional. satu buah sarung dapat di buat sekitar 1 bulan lamanya oleh satu orang, seperti pada gambar di bawah ini

tenun sutra

Untuk 1 buah sarung sutera dihargai sekitar Rp. 500.000,- sampai dengan Rp. 1.000.000,-  tergantung dari motif dan bahan, sesuai dengan pesanan. Motifnya pun bermacam macam seperti :

Bombang (ombak)

Mungkin karena masyarakat Bugis Makassar terkenal dengan budaya bahari (pelaut), sehingga muncul pula motif bombang (Ombak) pada sarung suteranya. Motifnya berbentuk segitiga sama sisi yang berjejeran dan sambung menyambung.

Balo renni (corak kecil)

Motifnya berbentuk  garis-garis vertikal dan horizontal yang tipis yang saling bersilangan sehingga nampak seperti kotak-kotak kecil atau dalam bahasa bugis “renni”. Kombinasi warna dan kombinasi garis tersebut akan ditemui pada keseluruhan kain sarung ini. Kecuali pada bagian kapalanna (kepala sarung). Awalnya motif seperti ini hanya digunakan oleh gadis dan pria yang menandakan mereka masih perawan dan lajang. tapi seiring dengan perkembangan jaman, kebiasaan ini sudah mulai bergeser, sehingga siapa saja sekarang bisa menggunakannya.

Moppang (telungkup)

Dari sekian banyak motif yang ada, motif inilah yang paling susah di jumpai. Sarung dengan motif ini memang mempunyai kegunaan khusus, yaitu proses “Siri” atau persenggamaan dalam sebuah sarung. Adat Bugis mengajarkan, proses persetubuhan hanya boleh dilakukan dalam sebuah sarung, dimana suami dan istri, bersama-sama masuk dalam sebuah sarung. Karena kegunaanya itu, bentuknya pun lebih besar dan lebar dari sarung lainnya, dan karena kegunaannya itulah sehingga sarung dengan motif ini biasanya di simpan atau dipakai di tempat yang agak tersembunyi.

Motif Tettong atau Makkulawu

Dan masih banyak jenis motif lainnya  yang di buat sesuai dengan kebutuhan dan fungsinya.

4 responses to “SARUNG SUTERA BUGIS MAKASSAR

  1. Reblogged this on beritaenak and commented:
    Pemerintah setempat butuh melakukan terobosan-terobosan baru untuk mempromosikan kerajinan sutra di Sengkang dan sekitarnya. Berpotensi untuk menaikkan pendapatan daerah di bidang wisata dan pendapatan masyarakat yang bersangkutan

  2. Pingback: Catatan dari Emperan: Tentang Kain Tenun (Songke) Todo Manggarai « JEJAK KATA BUANA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s